Cara Menghasilkan Uang Tanpa Repot?

What? Menghasilkan uang tanpa report...!!! Bagaimana caranya? Ya, jika sobat termasuk sama seperti saya ingin menghasilkan uang tanpa report report membuatnya, ada beberapa alternative yang bisa kita gunakan yaitu dengan cara beriventasi sebuah blog. Lho kok blog...? Benar kita beriventasi sebuah blog.

Namun harus diperhatikan sebelum kita beriventasi sebuah blog sebagai mesin atau ladang pencari uang di bisnis online. Tujuan kita beriventasi blog adalah untuk kebutuhan jangka panjang, tetapi sebelum membeli sebuah blog yang sudah memiliki penghasilan alangkah baiknya memperhatikan beberapa kriteria di bawah ini :



  • Penghasilan Blog, Faktor utama penentu sebuah blog sebelum dibeli kita harus melihat berapa penghasilan rata rata blog tersebut dalam setiap bulan misalkan dari google adsense,Infolinks atau dari program yang lainya. Untuk menyakinkan, mintalah sebuah bukti tiga bulan terkahir dari penghasilan yang didapat dan perhatikan serta cermati informasi informasi dari waktu pembuatan(jangan sampai salah, dan hati hati bisa jadi screenshoot yang anda terima rekayasa).
  • Traffic, Sudah pasti untuk yang satu ini anda jangan sampai terkecoh atau di bohongi dengan sebuah traffic palsu seperti bot (karena sekarang banyak sekali software software peningkat traffic). Mintalah hasil traffic  dari Google Analytics. Mengapa?Google Analytics merupakan perangkat pelaporan yang terpercaya. Kedua, Anda bisa meminta penjual untuk menambahkan akun gmail Anda ke Google Analytics blog bersangkutan sehingga Anda bisa melihat langsung laporan trafik.
  • Usia Blogsederhananya adalah belilah blog yang usianya minimal 4 bulan sehingga Anda berkesempatan memperoleh data penghasilan 3 bulan terakhir. Usia ideal adalah satu tahun karena blog tersebut sudah tahan terhadap perubahan algoritma Google. Untuk memeriksa usia blog, Anda bisa menggunakan Whois checker (misalnya Whois-Search.com atauWhois.Domaintools.com) atau Wayback Machine.
  • Perihal flatform, sebaiknya Anda membeli blog WordPress self-hosting. Hal ini karena blog berbasis WordPress mudah dioperasikan dan di bawah kendali Anda.
  • Informasi Penjual, Jangan membeli blog dari penjual yang tidak terpercaya. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui informasi personal penjual seperti nama lengkap, telepon rumah/HP, email, Skype dan profil media sosial (Twitter, Facebook, dan Linkedin). Ingat, penjual yang bisa dipercaya (profesional) akan memberikan semua informasi tersebut dengan senang hati karena mereka memperlakukan bisnis menjual blog dalam jangka panjang.

    Jika Anda membeli blog di Flippa, jangan lupa juga untuk melihat rating penjual. Rating ini berdasarkan umpan balik dari pembeli sebelumnya. Rating 100% berarti pembeli puas terhadap kualitas blog dan pelayanan si penjual.
  • Mekanisme Pembayaran, Jika penjual tidak memberikan informasi mekanisme pembayaran, Anda harus mendiskusikan hal tersebut agar transaksi berjalan dengan mulus dan aman. Cara terbaik adalah dengan menggunakan jasa pihak ketiga, misalnya Escrow.

    Sayangnya, Escrow tidak mendukung transaksi di Indonesia. Namun, jangan khawatir, Anda bisa melakukan mekanisme pembayaran seperti ini:
    1. Anda membayar 100%, lalu penjual mentransfer blog ke hosting Anda
    2. Anda membayar 50% dan sisanya dibayarkan setelah transfer blog ke hosting Anda selesai
    Rasa khawatir uang Anda akan dibawa lari mestinya tidak akan muncul bila Anda membeli blog dari penjual yang terpercaya. Selain itu, bila Anda membeli blog dari orang Indonesia, Anda bisa saja membuat surat perjanjian pembayaran yang ditandatangani kedua belah pihak di atas materai. Hal ini mengikat secara hukum sehingga tidak ada yang dirugikan.
Sumber :  Blog Kang Yudiono
Previous
Next Post »