Panduan membuat WebHosting di Linux

Sebelum melanjutkan "Panduan membuat hosting di linux" sebelumnya sobat sudah tahu tentang webhosting. Baik saya ulas sedikit mengenai webhosting?  
webhosting adalah salah satu bentuk layanan jasa penyewaan tempat di Internet yang memungkinkan perorangan ataupun organisasi menampilkan layanan jasa atau produknya di web / situs Internet. Tempat dapat juga diartikan sebagai tempat penyimpanan data berupa megabytes (mb) hingga terabytes (tb) yang memiliki koneksi ke internet sehingga data tersebut dapat direquest atau diakses oleh user dari semua tempat secara simultan. Inilah yang menyebabkan sebuah website dapat diakses bersamaan dalam satu waktu oleh multi user.
Kenapa harus menggunakan webhosting ?
Kecepatan menyebarkan informasi tentang Jasa, Produk, Layanan Publik dan lainnya merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan bisnis perorangan atau perusahaan
Terus Sewanya dimana?
Ratusan bahkan ribuan penyelenggara jasa web hosting, ada dapat memulainya dengan mencari dari mesin pencari google atau yahoo, beberapa penyedia jasa layanan web hosting di indonesia.
Terus cara membuat server webhosting Bagaimana ?

Beberapa software dasar yang harus dimiliki untuk membuat server hosting sendiri (recommended):

Operating System Server
- Linux, CentOS, FreeBSD, RedHat, Ubuntu (gratis)
- Windows 2003 Server, Windows 2008 Server (bayar)

NameServer – berfungsi untuk resolving IP ke Domain Name
- BIND 9 (gratis)

Web Server
- Apache (gratis) – berfungsi sebagai Web Server berbasis Linux
- IIS versi 4.0, atau IIS versi 5.0 (gratis) – berfungsi sebagai Web Servr berbasis Windows

PHP (gratis) – berfungsi untuk website yang menggunakan bahasa pemograman PHP

Databases – berfungsi sebagai pusat penyimpanan data pada server atau Server Data Center
- MySQL (gratis) – berfungsi sebagai Databases pada server berbasis Linux/Unix
- MSSQL (bayar) – berfungsi sebagai Database pada Operating System server berbasis Windows

PHPMyAdmin – berfungsi untuk memudahkan add, edit, dan delete table pada MySQL

FTP Server – berfungsi untuk memudahkan transfer data ke website menggunakan FTP.
- ProFTPD (gratis)
- Pure-FTPD (gratis)
- vsFTPD (gratis

Mail Server – berfungsi untuk mengelola email pada server.
- QMail (gratis)
- Postfix (gratis)
- Squirrelmail (gratis)
- RoundCube (gratis) jika ingin support WebMail


OK..? sudah cukup saya kira penjelasanya. Sekarang saya akan bagikan panduan EBOOK cara membuat webHosting di linux.

Previous
Next Post »

2 komentar

Click here for komentar
30 Juni 2015 10.49 ×

Gan tolong dong buat tutorialnya dalam bentuk video, khusus pembuatan Hosting Linux dan VPS

Reply
avatar
30 Juni 2015 11.02 ×

saya kurang paham cara buat Web Hosting Linux dan VPSnya mas, tolong yang Hosting Linuxnya yang berbayar ya mas supaya saya tau bagaimana cara belinya

Reply
avatar